Ciri ciri penjilat di kantor yang mesti di waspadai
Rekan rekan kerja di manapun ada lah yang namanya penjilat, mereka ibarat anjing yang baru di beri makan setelah makan nya habis lalu menjilati majikannya untuk di kasih makanan kembali. Realita dunia pekerjaan di mana saja dan dalam tingkatan level yang ada.

Penjilat ini bisa sukses atau tidaknya ya tergantung sang bos yang di jilat , apakah berpengaruh dalam mengambil keputusannya atau tidak, memang yang menjadi faktor penentu adalah sang bos, namanya manusia tentulah akan senang jika di puji dan di anggap tuhan sekalipun.
Berikut adalah ciri ciri karyawan penjilat yang di ambil dari berbagai sumber :
1. Terlihat rajin dan gesit saat ada atasan.
2. Tidak terlalu cerdas, tapi pandai memanfaatkan keterampilan rekan kerja.
3. Proaktif membantu urusan pribadi bos, bukan urusan pekerjaan
4. Merasa paling sibuk, tapi tidak ada output pekerjaan yang berguna.
5. Menebar pencitraan dengan menceritakan kehebatan diri.
6. Gemar mengorek kesalahan orang lain lalu melaporkannya kepada atasan.
7. Lebih memilih bergaul bersama senior daripada rekan seangkatan.
8. Membawa buah tangan khusus sehabis liburan.
9. Meremehkan dan merendahkan rekan kerjanya sendiri
10. Sengaja mengulur waktu jam pulang
Rekan rekan kerja di manapun ada lah yang namanya penjilat, mereka ibarat anjing yang baru di beri makan setelah makan nya habis lalu menjilati majikannya untuk di kasih makanan kembali. Realita dunia pekerjaan di mana saja dan dalam tingkatan level yang ada.

Penjilat ini bisa sukses atau tidaknya ya tergantung sang bos yang di jilat , apakah berpengaruh dalam mengambil keputusannya atau tidak, memang yang menjadi faktor penentu adalah sang bos, namanya manusia tentulah akan senang jika di puji dan di anggap tuhan sekalipun.
Berikut adalah ciri ciri karyawan penjilat yang di ambil dari berbagai sumber :
1. Terlihat rajin dan gesit saat ada atasan.
2. Tidak terlalu cerdas, tapi pandai memanfaatkan keterampilan rekan kerja.
3. Proaktif membantu urusan pribadi bos, bukan urusan pekerjaan
4. Merasa paling sibuk, tapi tidak ada output pekerjaan yang berguna.
5. Menebar pencitraan dengan menceritakan kehebatan diri.
6. Gemar mengorek kesalahan orang lain lalu melaporkannya kepada atasan.
7. Lebih memilih bergaul bersama senior daripada rekan seangkatan.
8. Membawa buah tangan khusus sehabis liburan.
9. Meremehkan dan merendahkan rekan kerjanya sendiri
10. Sengaja mengulur waktu jam pulang