Cara Mendeteksi kebohongan dari ekspresi wajah.
Bohong adalah sifat dasar manusia yang negatif, siapapun tidak ingin di bohongi dan ingin cepat mengetahui bahwa kita sedang di bohongi, sulit jika yang kita hadapi adalah orang yang terbiasa berbohong tanpa ada perasaan bersalah.
Namun semua manusia biasanya mempunyai kelemahan dan perubahan di mimik muka ketika berbohong, berikut ciri ciri yang dapat membantu anda mendeteksi jika sedang di bohongi seseorang.
1. Mata bergerak ke kiri dan kanan
Reaksi psikologis saat berbohong adalah perasaan tidak nyaman. Ini akan berdampak pada pandangan mata yang bergerak ke kanan dan kiri secara berulang-ulang. Namun, biasanya hal ini terjadi dengan sangat cepat sehingga Anda perlu lebih memperhatikan dengan seksama.
2. Mata mengedip cepat
Saat berbohong, orang cenderung stres menutupi kebohongannya. Karena itu reaksi fisik yang ditimbulkannya adalah mengedipkan mata lebih cepat atau banyak dari biasanya. Jika normalnya adalah 5-6 kali per menit, jika berbohong bisa 5-6 kali lebih banyak.
3. Menutup mata lebih lama
Orang yang berbohong cenderung menutup matanya lebih lama saat mengatakan kebohongan. Mata berkedip biasanya 0,1 sampai 0,4 detik, tetapi saat berbohong bisa hingga satu sampai dua detik.
4. Melihat ke arah kanan
Jika orang yang dominan tangan kanan, mereka cenderung melihat ke arah kanan saat berbohong. Sebaliknya dengan orang kidal yang melihat ke arah kiri.
5. Senyum palsu
Saat berbohong, orang cenderung untuk tersenyum. Meski demikian, senyum yang dihasilkan adalah senyum palsu karena tidak berdampak pada mata yang lebih menyipit.
6. Menyentuh wajah
Berbohong seringkali menimbulkan reaksi fisik, seperti gatal, terutama pada wajah. Orang yang berbohong pun lebih sering menyentuh wajah untuk mengurangi gatalnya.
Sumber : liputan6.com