Gangguan Kesehatan Akibat Rumah Tangga Yang Hancur/ bercerai.
Hancurnya Rumah tangga seseorang Menjadi mimpi buruk yang di hindari semua pasangan, selain dampak sosial yang di akibatkan karena perceraian adapula yang merusak kesehatan jasmani dan rohani si individu tersebut, kesehatan akan menurun drastis dan bisa saja kalau tidak di antisipasi dengan benar bisa membahayakan nyawa seseorang. Bagi anda yang memang sudah punya niat untuk bercerai sebaiknya memikirkan kembali niat anda tersebut, dan jika memang sudah tidak bisa di perbaiki sebaiknya anda tahu akibat buruk perceraian agar bisa anda pikirkan untuk menghadapinya , antara lain :
Gangguan cemas dan depresi
Perceraian akan mengakibatkan rasa ketakutan terutama pihak perempuan akan masa depan kehidupan selanjutnya, perasaan gagal, takut tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup, takut hidup sendiri, dan takut akan di tinggalkan semua orang akan mengakibatkan stress dan depresi yang panjang.
Insomnia
Sulit tidur adalah dampak dari beratnya beban pikiran yang di alami si korban perceraian, akibatnya depresi tak bisa di hindari. Akibat Stres meningkatkan kadar hormon kortisol. Efeknya seseorang sulit untuk tidur atau mempertahankan tidur. Kurang tidur pun akhirnya membuat stres semakin akut.
Infeksi
Stres berat mempunyai dampak langsung akan kekebalan tubuh kamu dari penyakit, sepeti mudah flu, meriang, atau gangguan kesehatan kulit.
Gangguan pencernaan
Rasa stres juga mengakibatkan Asam lambung akan meningkat , Bila berkepanjangan, penyakit magh akan datang, Masalah-masalah pencernaan gangguan penyerapan dan sindrom iritasi usus juga dapat semakin memburuk.
Berat badan berubah drastis
Orang yang sedang stres cenderung akan makan dalam jumlah yang berlebihan, berat badan akan naik dan sulit di kendalikan kembali, walau adapula yang badannya kurus kering karena stres akibat bercerai.
Penyakit jantung dan pembuluh darah
Sebuah studi menunjukkan, risiko serangan jantung pada wanita yang telah bercerai lebih tinggi 24% daripada yang tidak bercerai. Risiko ini jauh lebih tinggi, yaitu 77% pada wanita yang telah bercerai lebih dari satu kali.
Penyakit kronik dan gangguan mobilitas
Sebuah studi dalam Journal of Health and Social Behavior menemukan, orang yang telah menduda/ menjanda lebih banyak 20% yang mengalami penyakit kronik—seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker—dibandingkan dengan yang menikah. Gangguan mobilitas juga di alami yang bersangkutan sepeti tidak bisa berjalan jauh dsb.
Ketergantungan zat tertentu
Rasa cemas dan depresi juga mengakibatkan akan ketergantungan akan minuman keras , rokok, atau zat berbahaya lainnya. Biasanya menjadi pelampiasan sementara waktu yang tidak menyelesaikan apa-apa .
Sumber: klikdokter.com
No comments:
Post a Comment